Pesan Yang Membangun

“Semua masalah pasti akan berakhir, maka teruslah berusaha dan berdoa, pantang menyerah”

(pesan terakhir alm. Prof. Dr. Ir. H. Alibasyah Siregar)

Itulah sebait ungkapan yang pernah hadir dalam nasehat Profesor tiga minggu sebelum beliau dipanggil Sang Pencipta (informasi ini dari salah satu mahasiswanya di ITB).

Sebuah kata-kata bijak yang patut kita cermati dan pahami secara mendalam. Betul memang bahwa hidup ini senantiasa dihadapkan pada suatu permasalahan baik itu seputar individu, orang lain, maupun masyarakat. Adanya suatu masalah sebetulnya tidak menunjukkan kelemahan kita dalam bersikap bukan pula menunjukkan ketidakmampuan kita dalam mencapai keberhasilan.

Masalah adalah suatu hal yang pasti kita temui, kita jalani, dan bahkan bisa jadi itu adalah sesuatu yang melekat pada diri kita.

Ketika Kita mampu mengetahui masalah kita maka itu tidak menunjukkan bahwa kita bermasalah. Justru mereka yang bermasalah adalah mereka yang tidak sadar dan tidak mengetahui bahwa mereka memiliki masalah.

Perbedaan yang mendasar dalam menyikapi masalah lahir dari perbedaan paradigma berpikir yang dimiliki masing-masing individu. Munculnya perbedaan berasal dari latarbelakang hidup yang berbeda, pengalaman yang berbeda, norma yang dianut, dan hal-hal yang diyakini pribadi.

Ada individu yang dengan masalah dia menjadi mulia dan ada pula individu yang dengan masalah menjadi sengsara… Perbedaannya adalah bagaimana individu tersebut menyikapi ‘masalahnya’. Dalam menyikapi ini akan kembali pada cara pandang (paradigma) yang dimiliki.

Paradigma yang dimilikinyalah yang menentukan tepat tidaknya tindakan yang akan dia lakukan dalam menyikapi masalah.

Hidup pun sebetulnya merupakan ‘masalah‘ bagi manusia. Oleh sebab itu bagaimana paradigma kita dalam memandang hidup akan menentukan Seberapa Tepat sikap kita dalam menjalani hidup ini.

Untaian kata mutiara yang beliau sampaikan dapat pula direpresentasikan bahwa hidup sebagai suatu ‘masalah’ pasti berakhir, oleh sebab itu teruslah berusaha, terus berikhtiar menjalani hidup dengan benar, dan berdo’a (dilandasi oleh paradigman hidup yang lurus, murni, ikhlas, dan benar), Pantang Menyerah walaupun ujian dan cobaan akan senantiasa muncul.

Selamat jalan Prof… Jasa-jasamu tak akan kami lupakan, untaian ilmu yang kau berikan niscaya akan menerangi jalan kami dan menjadi amal yang senantiasa mengalir bagi dirimu. Amin….


3 thoughts on “Pesan Yang Membangun

  1. Nice post gan…kalimat lain yang bener2 melekat di benak saya adalah “Model yang baik itu adalah Model yang SImple but Elegant”…cara mengajar yang bener2 mudah dipahami…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s